Showing posts with label INFO PENDIDIKAN. Show all posts
Showing posts with label INFO PENDIDIKAN. Show all posts

Friday, April 8, 2016

Sebagai Duta Indonesia ke Amerika, si Kembar Lela-Leni Dapat Beasiswa dari Bupati Tanbu

Masih ingat dengan si kembar yang suka pantomim dari Tanah bumbu? Nah, ini ada kabar baru dari keduanya.

Pada puncak hari jadi ke-13 Kabupaten Tanah bumbu, Jumat (8/4/2016), si kembar ini mendapatkan bantuan beasiswa berprestasi dari Bupati Tanah bumbu Mardani H Maming.

Bantuan tersebut sebagai bentuk apresiasi pemerintah daerah, karena dua pelajar kembar yang masih duduk di bangku sekolah dasar ini akan membawa Indonesia ke tingkat internasional.

Si kembar Lena Aprilyanti dan Leni Aprilyanti (10) telah mengharumkan nama Kabupaten Tanbu, Kalimantan Selatan ke internasional untuk berlomba di Amerika Serikat.

Lena dan Leni terpilih mewakili Indonesia setelah menang di kejuaraan nasional di Palembang pada 2015 lalu.

Bupati Tanbu pun memberikan apresiasi dan memberikan bantuan beasiswa masing-masing Rp 50 juta.Lena dan Leni pun sangat senang dan tidak pernah menduga akan bisa membawa nama Indonesia dan mengharumkan Kabupaten Tanah bumbu ini.

"Senang sekali bisa membawa nama kabupaten Tanahbumbu dan sekarang akan membawa nama Indonesia ke internasional untuk lomba pantomim,"ucap Lena leni kepada BPost Online.

Si kembar ini sendiri akan diberangkatkan untuk lomba pantomim di Amerika Serikat pada Mei 2016 mendatang.
Sumber : http://banjarmasin.tribunnews.com

Saya sebagai Admin Blog 
Mengucapkan :
Selamat Hari Jadi Kabupaten Tanah Bumbu ke-13

TINGKATKAN PERTUMBUHAN EKONOMI
MELALUI DAYA SAING  DAERAH
MENUJU TANAH BUMBU MANDIRI DAN SEJAHTERA

Romeltea Media
SEPUTAR BERITA PENDIDIKAN Updated at:

Sunday, April 3, 2016

Pedoman Penulisan Ijazah Dan SHUN Kemdikbud Tahun 2016


Penulisan Ijazah harus sesuai dengan Pedoman yang telah ditetapkan oleh Pemerintah. Didalam penulisan Ijazah tidak boleh terdapat kesalahan baik dalam penulisan maupun dalam penggunaan format penulisan Ijazah tersebut. 

Terdapat beberapa perubahan dalam pedoman penulisan Ijazah pada setiap tahunnya, sehingga dalam mengisi ijazah harus memperhatikan pedoman dan ketentuan penulisan Ijazah yang berlaku. Berikut ini merupakan Perka Ijazah tahun 2016 yang telah dikeluarkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemdikbud ) sebagai pedoman yang digunakan dalam Penulisan Ijazah Sekolah tahun 2016.

Poin penting dalam Perka Ijazah ini meliputi bentuk, spesifikasi, dan pencetakan Ijazah pada satuan pendidikan dasar dan menengah tahun pelajaran 2015/2016. Langsung saja, silahkan diunduh pada link dibawah ini.


Pedoman penulisan Ijazah yang telah dikeluarkan oleh Kemdikbud ditujukan bagi tingkat pendidikan dasar dan menengah sehingga didalamnya mencakup SD, SMP, SMA dan Sederajat. Silahkan dibaca dan dipahami sehingga nanti ketika hendak melakukan pengisian Ijazah tidak mengalami kebingungan atau salah penulisan.

Romeltea Media
SEPUTAR BERITA PENDIDIKAN Updated at:

Wednesday, March 23, 2016

Hebat! Si Kembar Asal Tanah Bumbu Ini Wakili Indonesia ke Amerika Serikat


Si kembar Lena dan Leni, asal Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) Kalimantan Selatan, akan mewakili Indonesia ke Amerika Serikat dalamevent internasional, Odyssey of The Mind 2016 untuk kategori lomba pantomim di Iowa, Amerika Serikat pada 25-28 Mei 2016.

Selain Lena dan Leni, ada 12 pelajar asal Tanah Air yang akan unjuk gigi di Amerika Serikat. Mereka adalah Muhammad Hilal Ariq wakil Provinsi Jawa Tengah di bidang sains, Shafilano Kezya Effendi asal Banyuwangi Jawa Timur di bidang menyanyi tunggal. Kemudian, lima pelajar asal jambi yakni, Muhammad Farhan, Indy Angelina Ramadhani, Zahra Auliannisa, Rifty Vatika Sari, dan Destria Novista akan berjuang di kategori tari kreasi baru.

Selanjutnya, Nareswari Dahayu Nathaniela dari Surakarta dan Muhammad Fariz Ardisyah dari Sleman, Yogyakarta di bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) IMSO. Terakhir, Kharina Phangadi dari Jakarta Utara dan Alvinsen Japutra asal Medan Sumatera Utara di bidang Matematika IMSO.
Pada Agustus 2015 kemarin, Lena dan Leni berhasil meraih juara III dalam event Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat SD/MI untuk bidang lomba pantomim yang digelar di Palembang Sumatera Selatan.

Sebenarnya, yang terpilih untuk berangkat ke AS adalah peserta yang berhasil meraih juara pertama di event FLS2N. Tetapi sang juara pertama yang berasal dari Jawa Tengah terpaksa harus membatalkan lawatan ke Negeri Paman Sam karena terhalang batas usia. Hal yang sama juga dialami peserta pantomim juara kedua yang berasal dari Sulawesi. Akhirnya, Lena dan Leni yang beruntung dan ditunjuk untuk mewakili Indonesia di event bergengsi tersebut.

Si kembar yang bernama lengkap Lena Aprilyanti Sadin dan Leni Aprilyanti Sadin merupakan dua pelajar kelas IV di SDN 1 Tungkaran Pangeran Kecamatan Simpang Empat. Bakat luar biasa Leni dan Lena ini mendapat dukungan penuh dari kedua orang tuanya. Saat mengikuti event di Palembang kemarin, si kembar juga didampingi ayah dan ibunya.

Si kembar memang sudah terlihat memiliki bakat di bidang seni sejak kecil. Oleh sang ayah, mereka diperkenalkan dengan seni pertunjukan lewat film bisu Charlie Chaplin pada usia 7 tahun. Sejak itu, keduanya begitu mendalami perannya dalam berbagai pertunjukan pantomim. Prestasi si kembar ini tentu juga ikut mengharumkan nama daerahnya.

"Kami sangat mengharapkan dukungan masyarakat Indonesia. Khususnya warga Kabupaten Tanah Bumbu," ujar sang ayah, Adin Simanunggal, Rabu (23/3/2016).

Lena dan Leni yang lahir pada 25 April 2006 memang sudah memiliki darah seni yang diperoleh dari kedua orang tuanya. Bakat seni itu semakin terasah ketika keduanya ditunjuk oleh para guru di SDN 1 Tungkaran Pangeran untuk mengikuti lomba pantomim di FLS2N tingkat kecamatan. Dalam kegiatan yang digelar di Lapangan 5 Oktober Kecamatan Simpang Empat itu, keduanya berhasil menyabet juara pertama.

Prestasi ini terus diraih Lena dan Leni di even FLS2N tingkat kabupaten dan provinsi, sampai mengantarkan si kembar ke event FLS2N tingkat nasional yang digelar di Palembang, Sumatera Selatan pada Agustus 2015 kemarin.

Setelah memastikan berangkat ke Amerika Serikat, Lena yang lebih tua lima menit dari Leni tak pernah berhenti belajar. Saat di rumah, keduanya menyempatkan untuk terus menambah referensi di bidang pantomim. Dibantu ayah dan ibunya, berbagai referensi diperoleh melalui video pantomim di Youtube.

Di sekolah, Lena dan Leni memang dikenal sebagai pelajar berprestasi. Keduanya selalu meraih juara pertama sejak menimba ilmu di SDN 1 Tungkaran Pangeran. Karena kepandaiannya yang setara, Lena dan Leni tidak pernah duduk di satu kelas yang sama. Menurut sang ibu, Lisa Devianti, dua anaknya memang tidak pernah ditempatkan di satu kelas. "Itu permintaan mereka sendiri. Kalau satu kelas, pasti selalu bersaing untuk meraih juara pertama. Karena dipisah itulah, sejak kelas 1 SD, Lena dan Leni selalu meraih juara pertama di kelasnya masing-masing," kata Lisa.

Sebelum berangkat ke Amerika Serikat, pada April 2016 nanti, Lena dan Leni akan mengikuti pembekalan dari Kementerian Pendidikan selama satu minggu di Jakarta. Di sana, Kementerian Pendidikan akan memberikan berbagai materi yang akan ditampilkan padaevent internasional Odyssey of The Mind.

Rencananya, penampilan pantomim Lena dan Leni akan dikolaborasikan dengan penampilan anak-anak Indonesia lainnya. Menurut Lisa, prestasi yang diraih kedua anaknya memang sangat mengejutkan sekaligus membahagiakan. Ia sendiri tidak pernah menyangka kalau anaknya akan mewakili Indonesia ke Amerika Serikat. "Tidak pernah membayangkan bisa sampai ke sana," ujarnya.

Salah satu pihak yang juga ikut berperan dalam mengasah bakat Lena dan Leni adalah Sanggar Attadib IAIN Antasari Banjarmasin. Di sana, si kembar dilatih langsung oleh ketua sanggar, Yazid dibantu oleh Ridho. Melalui sanggar tersebut, potensi Lena dan Leni dalam pertunjukan pantomim semakin terasah.eSumber artikel : Puja Mandela

Romeltea Media
SEPUTAR BERITA PENDIDIKAN Updated at:

Thursday, March 17, 2016

Cara Dan Jadwal Pendaftaran Kuliah Di Lembaga Pendidikan Ikatan Dinas (LPID) Tahun 2016


Kabar gembira bagi putra-putri terbaik lulusan Sekolah Menengah Umum (SMU) sederajat. Pada Tahun 2016 ini, pemerintah membuka kesempatan kepada mereka untuk mengikuti seleksi menjadi siswa/taruna pada Kementerian/Lembaga yang mempunyai Lembaga Pendidikan Ikatan Dinas (LPID).

Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Dwi Wahyu Atmaji mengungkapkan, ada tujuh LPID yang membuka kesempatan 5.940 kursi calon siswa. Ketujuh LPID dimaksud adalah:

No
Kementerian/Lembaga
Menerima Siswa
Pendaftaran
Dibuka
TKD
1
3.650
21 Maret s/d
3 April 2016
20 s/d
24 Juni 2016
2
900
29 Maret s/d
19 April 2016
9 s/d
13 Mei 2016
3
300
4 April s/d
27 Mei 2016
9 s/d
10 Agustus 2016
4
260
21 Maret s/d
4 Mei 2016
30 Mei s/d
3 Juni 2016
5
500
1 Maret s/d
30 April 2016
19 s/d
22 Juli 2016
6
250
21 Maret s/d
22 April 2016
11 Mei s/d Selesai
7
80
15 s/d
30 Maret 2016
15 s/d
22 April 2016

Atmaji lebih lanjut menjelaskan, bagi warga masyarakat yang bermaksud melakukan pendaftara dapat melakukan pendaftaran secara online melalui portal panseldikdin.menpan.go.id sesuai dengan jadwal. Informasi lengkap terkait dengan pendaftaran dapat diakses di portal masing-masing Kementerian/Lembaga Pendidikan Kedinasan yang akan dibuka mulai tanggal 15 Maret s/d 27 Mei 2016.

Dengan sistem pendaftaran terpadu ini, maka tidak ada satu orang atau pihak manapun yang dapat membantu kelulusan dengan kewajiban menyediakan uang dalam jumlah tertentu.
Ditambahkan, peserta hanya boleh mendaftar di salah satu dari 7 (tujuh) Kementerian/Lembaga Pendidikan Kedinasan. “Apabila mendaftar di dua atau lebih Lembaga Pendidikan, maka yang bersangkutan dinyatakan gugur,”  ujarnya di Jakarta.

Menurut Atmaji, peserta dapat mengikuti pendidikan apabila telah dinyatakan lulus keseluruhan tahapan seleksi.Untuk pengangkatan menjadi CPNS,  dilakukan setelah dinyatakan lulus serta memperoleh ijazah dari Lembaga Pendidikan yang bersangkutan dan ditempatkan pada jabatan tertentu berdasarkan usulan dari Kementerian/Lembaga yang bersangkutan dan Pemerintah Daerah (yang melakukan pola pembibitan bagi lulusan STTD) berdasarkan formasi yang ditetapkan oleh Menteri PANRB. “Jadi, meskipun sudah diterima di lembaga  pendidikan ikatan dinas tersebut, tidak otomatis diangkat menjadi CPNS,” pungkas Atmaji. 

Berikut ini cara pendafataran kuliah ikatan dinas dan hal-hal yang perlu diperhatikan oleh siswa siwsi SMU yang akan Kuliah Di Lembaga Pendidikan Ikatan Dinas (LPID)
1. Dilakukan secara nasional menggunakan sistem CAT (Computer Assisted Test).

2. Alamat E-Mail : Calon peserta seleksi hanya dapat mengikuti proses pendaftaran di Portal ini dan wajib mempunyai alamat surat elektronik(e-mail)yang masih berlaku.

3. Pengisian data : Semua informasi/data pribadi yang diisikan dalam formulir pendaftaran harusberdasarkan dokumen asli secara benar dan dapat dipertanggungjawabkan. Apabila tidak benar,yang bersangkutan dapat dinyatakan gugur dan tidak diproses lebih lanjut.

4. Pendaftaran Hanya Di Satu Instansi : Calon Peserta seleksi hanya diberikan kesempatan untuk mendaftar di salah satu instansi sesuai dengan peminatannya.

5. Bagi calon siswa yang sudah mendaftar salah satu Kementerian/Lembaga termasuk BIN sebelum pengumuman ini dimungkinkan untuk mendaftar lagi di Kementerian/Lembaga lain sesuai peminatannya.

6. Persyaratan Khusus/Tambahan : Masing-masing Kementerian/Lembaga yang memiliki Lembaga/Sekolah Ikatan Dinas mempunyai persyaratan khusus.Harap calon peserta seleksi membacanya secara cermat dan teliti.

Pendaftaran dilakukan secara online dengan Panitia Seleksi Siswa Ikatan Dinas, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi KempanRB dengan alamat http://panseldikdin.menpan.go.id

Adapun mekansume pendaftaran Kuliah Di Lembaga Pendidikan Ikatan Dinas (LPID)/Seleksi Siswa Ikatan Dinas, KempanRB Tahun 2016.

Romeltea Media
SEPUTAR BERITA PENDIDIKAN Updated at:

Tuesday, March 15, 2016

Ini Tujuh Lembaga Pendidikan Ikatan Dinas (LPID) Yang Membuka Pendaftaran Calon Siswa Tahun 2016


Kabar gembira bagi putra-putri terbaik lulusan Sekolah Menengah Umum (SMU) sederajat. Tahun 2016 ini,pemerintah membuka kesempatan kepada para lulusan Sekolah Menengah Umum (SMU) sederajat untuk mengikuti seleksi menjadi siswa/taruna pada Kementerian/Lembaga yang mempunyai Lembaga Pendidikan Ikatan Dinas (LPID) pada tahun 2016.
Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Dwi Wahyu Atmaji mengatakan ada tujuh LPID yang membuka kesempatan untuk menerima 5.940 kursi calon siswa.
Bagi warga masyarakat yang bermaksud melakukan pendaftaran, dapat melakukan pendaftaran secara online melalui portal panseldikdin.menpan.go.id sesuai dengan jadwal.
"Informasi lengkap terkait dengan pendaftaran dapat diakses di portal masing-masing Kementerian/Lembaga Pendidikan Kedinasan yang akan dibuka mulai tanggal 15 Maret hingga 27 Mei 2016," jelas Atmadji dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (15/3).
Atmadji yakin, dengan sistem pendaftaran terpadu ini, maka tidak ada satu orang atau pihak manapun yang dapat membantu kelulusan dengan kewajiban menyediakan uang dalam jumlah tertentu. Ia mengingatkan, peserta hanya boleh mendaftar di salah satu dari tujuh Kementerian/Lembaga Pendidikan Kedinasan.
"Apabila mendaftar di dua atau lebih Lembaga Pendidikan, maka yang bersangkutan dinyatakan gugur," ujarnya.
Untuk pengangkatan menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), menurut Atmadji, dilakukan setelah peserta dinyatakan lulus serta memperoleh ijazah dari Lembaga Pendidikan yang bersangkutan dan ditempatkan pada jabatan tertentu berdasarkan usulan dari Kementerian/Lembaga yang bersangkutan dan Pemerintah Daerah (yang melakukan pola pembibitan bagi lulusan STTD) berdasarkan formasi yang ditetapkan oleh Menteri PANRB.
"Jadi, meskipun sudah diterima di lembaga  pendidikan ikatan dinas tersebut, tidak otomatis diangkat menjadi CPNS," tukas Atmaji.


Berikut tujuh LPID yang membuka pendaftaran:
1. Kementerian Keuangan (PKN STAN) sebanyak 3.650 siswa 
(pendaftaran dibuka 21 Maret-3 April 2016, pelaksanaan Tes Kemampuan Dasar (TKD) 20-24 Juni 2016);

2. Kementerian Dalam Negeri (IPDN) sebanyak 900 siswa 
(pendaftaran dibuka 29 Maret-19 April 2016, pelaksanaan TKD 9-13 Mei 2016);

3. Kementerian Perhubungan (STTD) sebanyak 300 siswa pola pembibitan 
(pendaftaran dibuka 4 Apri-27 Mei 2016, pelaksanaan TKD 9-10 Agustus 2016);

4. Kementerian Hukum dan HAM (AIM dan POLTEKIP) sebanyak 260 siswa 
(pendaftaran dibuka 21 Mare-4 Mei 2016, pelaksanaan TKD 30 Mei-3 Juni 2016);

5. Badan Pusat Statistik (STIS) sebanyak 500 siswa 
(pendaftaran dibuka 1 Maret-30 April 2016, pelaksanaan TKD 19-22 Juli 2016);

6. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG) sebanyak 250 siswa 
(pendaftaran dibuka 21 Maret-22 April 2016, pelaksanaan TKD 11 Mei-Selesai); dan

7. Lembaga Sandi Negara (STSN) sebanyak 80 siswa 
(pendaftaran dibuka dari tanggal 15-30 Maret 2016, pelaksanaan TKD dari tanggal 15-22 April 2016).

Romeltea Media
SEPUTAR BERITA PENDIDIKAN Updated at:

Sunday, March 6, 2016

Inilah Rasio Ideal Guru PAUD dan Anak Didik


Sebenarnya postingan ini sudah lama,tapi semoga info ini bisa bermanfaat bagi teman-teman Guru yang mengajar di PAUD,TPA dan TK.

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 137 tahun 2014 tentang Standar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) telah mengatur beberapa hal penting, antara lain standar pengelolaan PAUD. Permendikbud yang disahkan akhir tahun 2014 tersebut mencantumkan rasio ideal antara jumlah guru dan anak didik.

Untuk lembaga PAUD dengan anak didik berusia hingga 2 tahun, yakni Taman Penitipan Anak (TPA), rasio guru dan anak yang harus dipenuhi adalah 1: 4. Artinya satu orang guru melayani maksimal empat orang anak didik. Sedangkan untuk PAUD dengan anak didik usia 2-4 tahun maka rasio guru dan anak maksimal 1: 8.

Sementara untuk PAUD dengan anak didik berusia 4-6 Tahun, yakni untuk jenjang Kelompok Bermain (KB) dan Taman Kanak-kanak (TK), maka rasio guru dan anak maksimal 1:15. Artinya, satu orang guru KB ataupun TK sebaiknya tidak melayani lebih dari 15 orang anak didik.  “Praturan tentang Standar PAUD ini disusun untuk menjamin kualitas dan mutu PAUD,” ucap Direktur Pembinaan PAUD Erman Syamsuddin baru-baru ini.

Sedangkan untuk standar waktu kegiatan atau pembelajaran di lembaga PAUD harus disesuaikan dengan usia dan frekuensi pertemuan. Untuk PAUD dengan anak didik berusia hingga 2 tahun, maka satu kali pertemuan minimal 120 menit. Pertemuan tersebut harus melibatkan orang tua, dan frekuensi pertemuan minimal satu kali per minggu

Sedangkan PAUD dengan anak didik berusia 2-4 tahun, satu kali pertemuan minimal 180 menit dan frekuensi pertemuan minimal dua kali per minggu. Sementara bagi PAUD dengan anak didik berusia 4-6 tahun, satu kali pertemuan minimal 180 menit dan frekuensi pertemuan minimal lima kali per minggu.

Permendikbud nomor 137 tahun 2014 juga menegaskan bahwa pelaksanaan program PAUD harus terintegrasi, mulai dari layanan pendidikan, pengasuhan, perlindungan, hingga kesehatan dan gizi.
(Yohan Rubiyantoro/HK)
Sumber : http://paudni.kemdikbud.go.id

Romeltea Media
SEPUTAR BERITA PENDIDIKAN Updated at:

Tuesday, March 1, 2016

Beasiswa S2 Dari Kemdikbud Bagi Guru SMA dan SMK Tahun 2016


Sebelumnya ada juga kami informasikan mengenai bantuan beasiswa S2 bagi guru SD dan SMP yaitu Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Dasar, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan memberikan bantuan peningkatan kualifikasi akademik S-2 bagi guru pendidikan dasar yang bertugas di Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB), dan Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB)


Sekarang Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Menengah,  Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan, Kemdikbud memberikan beasiswa S2 bagi Guru SMA/SMK.
A. Program Studi di Program Pascasarjana Unesa:
  1. Pendidikan Matematika
  2. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indosesia
  3. Pendidikan Ekonomi
B. Kriteria Calon Peserta
  1. Guru SMA/SMK berstatus sebagai pegawai negeri sipil (PNS).
  2. Guru SMA/SMK yang diselenggarakan oleh masyarakat, berstatus sebagai guru tetap yayasan (GTY),
  3. Guru Honorer di SMA/SMK negeri harus memiliki SK Kepala Dinas Pendidikan sebagai guru honor.
  4. Berusia maksimum 40 tahun pada tanggal 1 September 2016 yang dibuktikan dengan fotokopi Kartu Tanda Penduduk yang dilegalisasi oleh pejabat berwenang.
  5. Khusus  untuk  daerah  terpencil,  tertinggal,  dan  terluar  berusia maksimum 42 tahun pada tanggal 1 September 2016 yang dibuktikan dengan fotokopi Kartu Tanda Penduduk yang dilegalisasi oleh pejabat berwenang, serta SK pejabat berwenang tentang penetapan daerah terpencil, tertinggal, dan terluar.
  6. Lulusan jenjang strata satu (S-1) dari program studi yang terakreditasi oleh  Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dengan IPK minimal 2,75  yang dibuktikan dengan fotokopi ijazah dan transkrip nilai yang dilegalisasi oleh pejabat berwenang.
  7. Memiliki pengalaman mengajar minimal 2 (dua) tahun yang dibuktikan dengan fotokopi SK pengangkatan pertama (ditambah dengan SK Daerah khusus untuk guru yang bertugas di daerah khusus) yang dilegalisasi oleh pejabat berwenang.
  8. Memperoleh izin dari pejabat yang berwenang untuk mengikuti program peningkatan kualifikasi jenjang strata dua (S-2), dibuktikan dengan Surat Tugas Belajar dari BKD bagi PNS dan dari Ketua Yayasan bagi guru non PNS.
  9. Memiliki prestasi akademik yang terkait dengan tugas keguruan/kependidikan (akan lebih diutamakan), dibuktikan dengan sertifikat atau surat keterangan yang relevan.
  10. Tidak sedang menempuh studi atau sudah lulus jenjang strata  dua (S-2) atau strata tiga (S-3).


C. Pendaftaran Calon Peserta
Rekrutmen dan seleksi calon peserta Program Pemberian Beasiswa S-2 bagi Guru SMA/SMK Tahun 2016 dilakukan melalui dua tahap,  yakni: 1) tahap seleksi administratif, dan (2) tahap seleksi akademik.
Rekrutmen Calon Peserta
  1. Direktorat Pembinaan Guru Dikmen Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemdikbud menginformasikan Program Pemberian S-2 bagi Guru SMA/SMK Pendidikan Kabupaten/Kota/Provinsi dan mengunggah melalui http://p2tk.dikmen.kemdikbud.go.id  dan atau website http://pasca.unesa.ac.id
  2. Dinas Pendidikan Provinsi menyampaikan informasi Program Pemberian Beasiswa S-2 bagi Guru SMA/SMK Tahun 2016 kepada Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.
  3. Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota menyampaikan informasi Program Pemberian Beasiswa S-2 bagi Guru SMA/SMK Tahun 2016 kepada Guru SMA/SMK di daerah setempat.
  4. Guru SMA/SMK yang berminat, mendaftarkan diri ke Direktorat Pembinaan Guru Dikmen dengan cara mengirimkan berkas pendaftaran ke Direktorat Pembinaan Guru Dikmen. Berkas pendaftaran dikirim mulai 12 Maret 2016 sampai dengan 11 Juni 2016 (cap pos) ke alamat: 

Subdit PK-PKK
Direktorat Pembinaan Guru Dikmen, Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan, Kemdikbud
Kompleks Kemdikbud Gedung D Lantai 12
Jl. Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta Pusat
Telepon: 021.57974108/Fax: 0 21.57974108

Romeltea Media
SEPUTAR BERITA PENDIDIKAN Updated at:

Friday, February 12, 2016

Pendaftaran Kuliah S-2 Gratis Bagi Guru SD dan SMP Dengan Bantuan Beasiswa Dari Kemdikbud Tahun 2016


Kabar gembira bagi Guru dengan dibukanya pendaftaran beasiswa S-2 Tahun 2016.Berikut ini informasi tentang pendaftaran beasiswa peningkatan kualifikasi akademik S-2 bagi Guru SD dan SMP.Dalam informasi tersebut bahwa mendahului informasi resmi, Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Dasar,  Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan, Kemdikbud memberikan dana bantuan peningkatan kualifikasi akademik S-2 bagi guru pendidikan dasar yang bertugas di sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), sekolah dasar luar biasa (SDLB), dan sekolah menengah pertama luar biasa (SMPLB).

A. Persyaratan
a) Guru dikdas yang berstatus sebagai pegawai negeri sipil (PNS) atau  guru tetap yayasan.

b) Berusia maksimal 37 tahun pada saat penutupan pendaftaran yang dibuktikan dengan fotocopy kartu tanda penduduk.

c) Lulusan jenjang sarjana (S-1) dari program studi yang relevan dan terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi  (BAN-PT).

d) IPK minimal 2,75 (dalam skala nilai 0-4) yang dibuktikan dengan fotokopi ijazah dan transkrip  nilai yang  dilegalisasi oleh pejabat berwenang.

e) Memiliki pengalaman mengajar minimal 2 (dua) tahun yang dibuktikan dengan fotokopi SK pengangkatan pertama yang dilegalisasi oleh pejabat berwenang.

f) Memperoleh izin untuk mengikuti program peningkatan kualifikasi akademik S-2, dibuktikan dengan Surat Tugas Belajar dari pejabat berwenang.

g) Sanggup dan bersedia mengikuti studi di PTP yang ditunjuk oleh Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Dasar,  Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan, Kemdikbud, yakni Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dengan menandatangani surat pernyataan bermaterai.

B. Pendaftaran Calon Peserta

Pendaftaran calon peserta dilakukan sebagai berikut.
1) Guru dikdas yang berminat mengirimkan berkas pendaftaran ke Direktorat Pembinaan Guru Dikdas dengan melampirkan surat rekomendasi dari dinas pendidikan kabupaten/kota setempat.

2) Berkas administrasi yang harus disertakan dalam pendaftaran sebagai berikut.
a) Surat permohonan bantuan peningkatan kualifikasi akademik S-2 (diketahui atasan langsung dan dinas pendidikan kabupaten/kota) kepada Direktur Pembinaan Guru Dikdas.
b) Surat pernyataan kesanggupan studi S-2 di Perguruan Tinggi Penyelenggara, yakni: Unesa, UM, UNY, dan UPI.
c) Surat keterangan sehat dari dokter.
d) Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).
e) Pas poto berwarna ukuran 4 x 6 sebanyak 4 lembar.
f)  Daftar riwayat hidup.
g) Fotocopy ijazah yang telah dilegalisasi (dengan cap basah).
h) Fotocopy KTP.
i)  Fotocopy NPWP.
j)  Fotocopy SK pengangkatan pertama.
k) Alamat pengiriman berkas

Subdit  PKPKK Direktorat Pembinaan Guru Dikdas, Kompleks Kemdikbud Gedung D Lantai 15, Jalan Jenderal Sudirman Senayan Jakarta. Telp./Faks (021) 57974130 
Pada pojok kanan atas amplop pengajuan berkas ditulis “BEASISWA S-2”

BERKAS PENDAFTARAN DITERIMA PANITIA PENYELENGGARA PALING LAMBAT 25 MARET 2016 (STEMPEL POS), MELEWATI BATAS WAKTU YANG TELAH DITETAPKAN  TIDAK DIIKUTSERTAKAN DALAM PROSES SELEKSI SELANJUTNYA

Informasi resmi terdapat pada buku Pedoman Bantuan Peningkatan Kualifikasi Akademik S-2 Bagi Guru Pendidikan Dasar Tahun 2016 yang Akan diunggah pada Web Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemdikbud (http://gtk.kemdikbud.go.id/) atau Web Program Pascasarjana Universitas Negeri Surabaya (http://pasca.unesa.ac.id).
Surabaya, 11 Februari 2016


Program studi pilihan:
*Guru SD: S2 manajemen pendidikan, S2 pendidikan dasar, 
*Guru SMP: S2 pendidikan matematika, S2 pendidikan sains, S2 pendidikan bahasa dan sastra indonesia ,S2 pendidikan bahasa dan sastra Inggris), S2 pendidikan ips, 
*Guru PLB: S2 pendidikan luar biasa
Sumber : http://pasca.unesa.ac.id

Romeltea Media
SEPUTAR BERITA PENDIDIKAN Updated at:

Sunday, January 31, 2016

Hadiri Rapat Orang Tua Murid Dengan Pakaian Lusuh, Ucapan Bapak Ini Membuat Semua Orang Malu!


Tepat pukul 7 malam, orang tua murid mulai masuk ke dalam ruangan kelas di sekolah. Beberapa orang tua terlihat penuh sopan santun, ada juga orang tua yang kelihatannya sombong, ada juga yang terlihat sangat berhati-hati. Pada saat guru mulai menutup pintu dan mulai berbicara, pintu yang baru saja ditutup terbuka kembali perlahan-lahan, seorang pria paruh baya, badannya kotor penuh dengan debu muncul dibalik pintu. 
Dengan wajah yang tersenyum dia meminta maaf karena datang terlambat. Kehadirannya menarik perhatian orang tua murid lainnya. Dia mengenakan pakaian kerja yang sudah luntur serta penuh bercak cat. Celananya pekat dengan debu, dia memakai sepatu boot yang penuh dengan lumpur. Dia kelihatan seperti baru pulang dari kerja bangunan.

Guru itu berkata: "Permisi, Bapak siapa?" Pria paruh baya itu berkata: "Saya ayahnya Aminudin" Guru itu terlihat kaget, tapi segera meminta pria itu menandatangani buku kehadiran. Ayah dari Aminudin dengan muka yang tertunduk berkata: "Maaf, Pak Guru, saya tidak dapat membaca dan menulis..." Para orang tua murid lainnya terdengar ada yang mulai menertawakan, sang guru tersebut pun berkata: "Tidak apa-apa, saya yang akan membantu Bapak tanda tangan."

Kemudian guru tersebut mulai menjelaskan, tujuan diadakannya rapat orang tua murid adalah supaya setiap orang tua dapat saling berbagi pengalaman tentang bagaimana cara mendidik anak serta kesannya selama mendidik anak. Ada 2-3 orang tua murid membagikan pengalaman mereka dalam mendidik anak-anak mereka, yaitu bagaimana mereka mendidik anak mereka dengan ketat, supaya mereka mau menulis pr mereka, membantu anak-anak mereka mencarikan guru les tambahan, dll. 

Pada saat guru tersebut meminta ayah dari Aminudin untuk berbicara, ia memperkenalkan, "Aminudin adalah seorang murid teladan dengan nilai terbagus di kelas. Pelajaran matematika selalu beroleh nilai terbaik, ia tidak pernah terlambat, selalu bersikap baik terhadap
teman-temannya. Mari sama-sama kita dengarkan bagaimana ayah dari Aminudin mendidik anaknya." 

Tidak sedikit orang tua murid lainnya tampak kaget. Bapak yang tidak terpelajar namun mempunyai anak yang hebat. Ayah Aminudin dengan agak sedikit canggung mulai berjalan ke depan. Ia sedikit tertunduk, tidak begitu berani menatap mata para orang tua murid lainnya. Ini perkataannya: 

Saya hanya suka melihat anak saya mengerjakan PR nya. Setiap kali sepulang kerja, tidak peduli seberapa capeknya saya, saya pasti akan duduk di samping dia untuk melihatnya mengerjakan PR yang ada. Suatu hari, anak saya bertanya kepada saya, 

"Ayah, setiap hari melihat saya mengerjakan PR, apa Ayah mengerti apa yang saya kerjakan?" Saya berkata "Ayah tidak mengerti." Kemudian anak saya bertanya: "Ayah, jika Ayah tidak mengerti bagaimana Ayah tahu saya mengerjakannya dengan benar atau tidak?" 

Saya berkata: "Jika kamu mengerjakannya dengan cepat, maka Ayah tahu bahwa soal ini sangat mudah; jika kamu menyalakan kipas angin, mengambil minum, maka Ayah tahu bahwa soal tersebut susah." 

Saya seorang buruh bangunan. Suatu kali saya mengangkat wajah saya dan melihat bangunan tinggi yang saya bangun, saya bertanya kepada anak saya, apakah kamu mau tinggal di rumah yang tinggi, yang besar, rumah yang indah? Mengendarai mobil bagus? Anak saya menganggukkan kepalanya. 

Saya berkata: "Oleh karena itu kamu harus belajar dengan baik." 
Saya tidak sekolah, tidak dapat membaca dan menulis, saya tidak tahu bagaimana cara-cara hebat mendidik anak. Saya hanya suka bercakap-cakap dengan anak saya. Anak saya senang jongkok di samping saya pada saat saya bekerja. Saya tidak memberikan uang jajan kepada anak, ia tidak bermain internet, juga tidak belanja macam-macam. Dia sering di rumah membantu saya mencuci pakaian. 


Setelah selesai berbicara, dia membungkuk untuk memberikan hormat kepada sang guru! Orang tua murid lainnya terpaku tak bergeming, hati mereka sangat tersentuh oleh perkataannya. Ayah ini meskipun tidak mempunyai pendidikan yang tinggi dan tidak dalam keadaan ekonomi yang cukup, tetapi ia sangat hormat kepada guru. Dia juga senang menemani anaknya. Ini adalah caranya bagaimana dia berhasil dalam mendidik anak! (Sumber)

Romeltea Media
SEPUTAR BERITA PENDIDIKAN Updated at:

 
back to top